PROPOSAL PENULISAN ILMIAH

PROPOSAL PENULISAN ILMIAH

MEMBUAT APLIKASI INDONESIA SUPER LEAGUE BERBASIS ANDROID

 

logo_gunadarma1

Disusun Oleh :

ARIMANSYAH

 (11111156)

 

 

 

 

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

JURUSAN SISTEM INFORMASI

UNIVERSITAS GUNADARMA

2013/2014

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

1.1.   Latar Belakang Masalah

 Sebagian besar stadion di Indonesia memiliki kapasitas di bawah 30 ribu penonton, sehingga turut memberikan pengaruh terhadap jumlah orang yang menyaksikan laga secara langsung diStadion. Berdasarkan data yang diperoleh, sekitar 3,1 juta pasang mata menyaksikan 306 pertandingan sepanjang musim lalu, dengan rata-rata jumlah penonton per laga mencapai 10.228 orang yang dihimpun GOAL.com Indonesia.

Indonesia sebagai salahsatu negarayang banyak menggemari sepak bola.Untuk musim kompetisi 2011/2012 lalu, jumlah penonton ISL sebesar 3.129.663 orang atau 10.228 orang untuk tiap pertandingannya. Jumlah ini adalah yang terbesar di kawasan ASEAN, diatas Thai Premier League(TPL), Vietnam League(V. League), maupun Liga Super Malaysia.. Namun banyak orang yang tidak mengetahui secara detail informasisepak bola khususnya di liga Indonesia. (olahraga.kompasiana.com)

Heandphone android sebagai media untuk  komunikasi dan mendapatkan informasi, dengan akses yang sangat mudah di jangkau menjadikan heandphone android sebagai prioritas utama dalam mendapatkan informasi. Dengan kemudahan itulah heandphone android menjadi alasan kuat bagi para pecinta sepak bola untuk mendapatkan berbagai informasi tentang sepak bola, khususnya informasi sepak bola yang ada di liga Indonesia (Indonesia super league).

Disini penulis ingin mencoba membuat sebuah Aplikasi berbasis android tentang liga Indonesia(Indonesia super league). Aplikasi berbasis android ini merupakan panduan dalam mendapatkan informasi  tentang Indonesia super league dan dapat ter update dengan website.

 

1.2    Identifikasi Masalah

 Berdasarkan latar belakang masalah di atas, masalah-masalah dalam penelitian ini  dapat diidentifikasisebagai berikut.           

1. perlunya pengembangan untuk aplikasi android khususnya di bidang sapak bola agar mendapatkan infonya cepat dan mudah.

2. pemanfaatan smartphone android sangat untuk pembuatan aplikasi berbasis android.

3. pemanfaatan aplikasi android merupakan salah satu cara untuk meningkatkan fanatik penggemar sepak bola khususnya di Indonesia.

 

1.3    Batasan Masalah

Batasan masalah aplikasi ini hanya dibatasi pada pembuatan aplikasi informasi Indonesia super league berbasis android dengan spesifiakasi system operasi  yang mendukung untuk os android 4.1 (Jelly Bean),Pada aplikasi informasi berbasisandroidini yang disediakan berupa jadwal pertandingan, klasemen, top skor,profil klub,transfer pemain dan berita tentang Indonesia super league. Software yang digunakan adalah Eclipse.

 

1.4    Perumusan Masalah

Dari latar belakang masalah di atas, maka dalam penelitian ini penulis merumuskan pokok permasalahannya, yaitu :

  1. Apakah partisipasi pemakai mempengaruhi kinerja aplikasi Liga Indonesia Super?
  2. Apakah kepuasan pemakai mempengaruhi kinerja aplikasi Liga Indonesia Super?
  3. Bagaimanakah pengaruh interaksi partisipasi pemakai dan kepuasan pemakai terhadap kinerja aplikasi Liga Indonesia Super?

 

1.5    Tujuan Penulisan

Pada penulisan ilmiah ini penulis bertujuan untuk membuat aplikasi Indonesia super league berbasis android, diharapkanaplikasi ini dapat membantu  memberikan/menyediakan informasi kepada khususnya pengguna handphone android tentang liga Indonesia, dan dapat juga memperkenalkan liga indonesia  tersebut ke banyak orang, dan menyediakan kemudahan bagi siapapun untuk mengetahui informasi tentang liga Indonesia (Indonesia super league) yang dapat diakses dengan mudah.

 

1.6    Manfaat Penelitian

Penelitian yang telah dilakukan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan, antara lain yaitu :

  1. Bagi para pencinta sepak bola dapat menikmati dan dan mencari informasi tentang Liga Indonesia Super.
  2. Deangan adanya aplikasi ini dapat memberi berita atau info ter update mengenai Liga Indonesia Super.
  3. Bagi penulis, diharapkan dapat menjadi pedoman atau referensi untuk penelitian dalam bidang membuat aplikasi sepak bola di masa mendatang.
  4. Bagi penulis ilmiah lain, diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pustaka untuk kegiatan penelitian yang sejenis.

 

 

BAB II

LANDASAN TEORI  DAN HIPOTESIS

 

 

2.1. Landasan Teori

2.1.1 Indonesia Super League

Liga Super Indonesia (disingkat LSI, bahasa Inggris: Indonesia Super League (ISL) adalah kompetisi sepak bola antar klub profesional level tertinggi di Liga Indonesia pada tahun 2008 hingga saat ini.

Pada tahun 2008, PSSI menyelenggarakan Indonesia Super League (ISL) sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia, menggantikan Divisi Utama sebagai kompetisi kasta tertinggi. PSSI melakukan seleksi ketat bagi tim-tim yang akan berpartisipasi di ISL, meliputi standar stadion, aspek finansial, dan            profesionalitas.
Kompetisi ISL sukses diselenggarakan selama 3 tiga musim, yakni musim 2008-2009, 2009-2010, dan 2010-2011, dan rutin diikuti 18 klub dalam satu wilayah.

Komite Kompetisi PSSI telah memutuskan untuk membagi liga profesional musim 2014/2015 menjadi dua level. Level I dihuni oleh 32 tim yang akan dibagi dalam      dua wilayah. Dan level II adalah Divisi Utama yang di huni 63 tim.

 

2.1.2 Sejarah Liga Indonesia

  • 1931-1994 Perserikatan

Pada tahun 1931, PSSI membentuk kompetisi sepak bola amatir yang dikenal dengan sebutan Perserikatan. Kompetisi ini melibatkan ratusan klub di Indonesia yang dikelola Pemerintah Daerah dan dibagi menjadi beberapa tingkatan. Juara pertama Perserikatan merupakan VIJ Jakarta yang merupakan cikal bakal Persija Jakarta. Kompetisi ini bertahan hingga musim 1993-94 yang dijuarai Persib Bandung.

  • 1979-1994 Galatama

Liga Sepak Bola Utama (Galatama) merupakan kompetisi semi profesional pertama yang bergulir di Indonesia. Galatama pertama kali diperkenalkan pada  musim          1978-79. Galatama bermain dalam divisi tunggal (kecuali pada musim 1983 dan 1990 terdiri dari 2 divisi).  Galatama merupakan pioner kompetisi semi-professional dan professional di Asia selain Liga Hong Kong. Klub-klub yang berada di kompetisi ini berdiri sendiri dan tidak mengandalkan pendapatan daerah. Meski demikian, minimnya animo penonton membuat Galatama sulit berkembang. Pamor kompetisi ini kalah dengan liga perserikatan yang mengusung fanatisme kedaerahaan. Juara pertama kompetisi ini adalah Warna Agung. Kompetisi ini berakhir pada musim 1993-94 seiring dibentuknya Liga Indonesia yang merupakan penggabungan kompetisi Perserikatan dan Galatama

  • 1994-2007 Liga Indonesia

Pada tahun 1994, PSSI menggabungkan Perserikatan dan Galatama dan membentuk Liga Indonesia, memadukan fanatisme yang ada di perserikatan dan profesionalisme yang dimiliki Galatama. Dengan tujuan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Kompetisi ini terdiri dari empat tingkatan yakni Divisi Utama, Divisi I, II, dan III. Tim pertama yang menjuara kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia adalah Persib Bandung. Liga Indonesia beberapa kali mengalami pergantian format dan jumlah peserta.

Berikut format Liga Indonesia sejak musim 1994-1995
Musim 1994-95: 34 tim, dua wilayah, Barat dan Timur
Musim 1995-96: 31 tim, dua wilayah, Barat dan Timur
Musim 1996-97: 33 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, Timur
Musim 1997-98: 31 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, dan Timur. Kompetisi dihentikan karena situasi politik dan ekonomi di Indonesia tidak memungkinkan melanjutkan kompetisi
Musim 1998-99: 28 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, dan Timur. Masing-masing wilayah dibagi menjadi 2 grup
Musim 1999-00: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2001: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2002: 24 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2003: 20 tim, satu wilayah
Musim 2004: 18 tim, satu wilayah
Musim 2005: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2006: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2007-2008: 36 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur. Kompetisi berjalan tidak sesuai waktu yang direncanakan. Dimulai pada 10 Februari 2007 dan berakhir tahun 2008.

  • 2008-2011 Indonesia Super League (ISL)

Pada tahun 2008, PSSI menyelenggarakan Indonesia Super League (ISL) sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia, menggantikan Divisi Utama sebagai kompetisi kasta tertinggi. PSSI melakukan seleksi ketat bagi tim-tim yang akan berpartisipasi di ISL, meliputi standar stadion, aspek finansial, dan   profesionalitas. Kompetisi ISL sukses diselenggarakan selama 3 tiga musim, yakni musim 2008-2009, 2009-2010, dan 2010-2011, dan rutin diikuti 18 klub dalam satu wilayah. Masalah terjadi pada musim 2008-2009 saat muncul Liga Primer Indonesia (LPI) dan tiga tim (Persema Malang, Persibo, Bojonegoro, PSM Makassar) memutuskan membelot di tengah jalan. Namun kompetisi tetap berjalan dan diikuti 15 klub. Persipura menjadi tim yang paling banyak meraih gelar pada kompetisi ini. Mutiara Hitam setidaknya dua kali mengangkat torfi juara, yakni 2008/2009 dan 2010/2011. Sedangkan Arema FC merebut gelar juara 2009/2010. Pada musim 2009–2010 AFC menobatkan Liga Super Indonesia adalah liga terbaik peringkat ke-8 se-Asia, dan liga terbaik se-Asia Tenggara.

  • 2011 Liga Primer Indonesia (LPI)

Pada 8 Januari 2011 LPI diselenggarakan oleh Konsorsium PT Liga Primer Indonesia yang dimotori oleh pengusaha Arifin Panigoro. LPI tidak berafiliasi dengan PSSI, sehingga menjadi ajang tandingan terhadap Liga Super Indonesia (ISL) yang diselenggarakan oleh PSSI. Kompetisi ini diikuti oleh 19 klub yang tidak tergantung pada dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) namun mengandalkan dana bantuan dari konsorsium. FIFA sempat menganggap LPI sebagai breakaway league. Namun Seiring dengan kisruh di tubuh PSSI dan dibentuknya Komite Normalisasi (KN) PSSI oleh FIFA, KN kemudian memutuskan untuk mengakui secara resmi LPI sebagai liga yg berjalan di bawah pengawasan PSSI.  LPI hanya menyelesaikan putaran pertama saja. Selanjutnya, klub-klub LPI mencoba masuk ke kompetisi resmi PSSI melalui jalur merger dengan klub-klub yang selama ini telah menjadi anggota resmi PSSI.

  • 2011 Liga Pro

Komite Kompetisi PSSI telah memutuskan untuk membagi liga profesional musim 2013/2014 menjadi dua level. Level I dihuni oleh 32 tim yang akan       dibagi dalam dua wilayah. Sedangkan menurut Ketua Komite Kompetisi, Sihar Sitorus, tim-tim yang akan bertanding di level I terdiri atas 18 klub warisan Liga Super Indonesia (ISL) plus 14 klub yang memiliki badan hukum berupa perseoran terbatas (PT).

 

2.1.3 Pengenalan Android

Android merupakan sebuah sistem operasi berbasis linux yang didesain khusus untuk perangkat bergerak seperti smartphone atau tablet. Sistem operasi Android bersifat open open source sehingga banyak sekali programmer yang berbondong-bondong membuat aplikasi maupun memodifikasi sistem oparasi Android

Sampai saat ini, system operasi Android sudah memasuki versi 4.2. Uniknya, penamaan versi android selalu menggunakan nama makanan dan diawali dengan abjad yang berurutan seperti berikut :

  • Android version 1.5 (Cupcake)
  • Android version 1.6 (Donut)
  • Android version 2.0/2.1 (Éclair)
  • Android version 2.2 (Frozen Yogurt/Froyo)
  • Android version 2.3 (Gingerbread)
  • Android version 3.0/3.1/3.2 (Honeycomb)
  • Android version 4.0 (Ice Cream Sandwich)
  • Android version 4.1/4.2 (Jelly Bean)
  • Android version 4.4 (Kitkat)

 

2.2 Hipotesis Penelitian

 

Heandphone android sebagai media untuk  komunikasi dan mendapatkan informasi, dengan akses yang sangat mudah di jangkau menjadikan heandphone android sebagai prioritas utama dalam mendapatkan informasi. Dengan kemudahan itulah heandphone android menjadi alasan kuat bagi para pecinta sepak bola untuk mendapatkan berbagai informasi tentang sepak bola, khususnya informasi sepak bola yang ada di liga Indonesia (Indonesia super league). Maka dengan adanya aplikasi ini akan membantu para penggemar sepak bola Indonesia untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan ter update.

Berdasarkan uraian di atas hipotesis yang dapat dirumuskan adalah :

  1. Dengan pemanfaatan aplikasi android di heandphone android, aplikasi Indonesia super league bagi para penggemar sepak bola dapat menikmati dan mudah mencari informasi tentang Liga Indonesia Super.
  2. Dengan adanya aplikasi ini dapat memberi berita atau info ter update mengenai Liga Indonesia Super.

 

 

BAB III

METODE PENELITIAN

 

 

3.1. Tempat dan Waktu penelitian

  1. Penelitian terhadap pengaruh pemanfaatan aplikasi Indonesia super league terhadap penggemar sapak bola di Indonesia untuk pembuatan aplikasi ISL berbasis android. Dan data nya di ambil dari  website sapak bola dan media massa seperti televisi, majalah, Koran yang berkaitan tentang Indonesia Super league Penelitian ini dilaksanakan pada saat penulisan ilmiah semester 6 2014/2015, tepatnya pada bulan maret-juli 2014.

 

3.2. Metode Penelitian

Mambuat aplikasi ini menggunakan dengan menggunakan SDLC (System Development Life Cycle). Jumlah langkah SDLC pada referensi lain mungkin berbeda, namun secara umum adalah sama. Langkah tersebut adalah :

  1. Analisis sistem, yaitu membuat analisis aliran kerja manajemen yang sedang berjalan. Dan dilakukan analisa terhadap kebutuhan aplikasi. Hal yang dilakukan adalah mengumpulkan data yang akurat terkait pembuatan aplikasi dari buku dan internet sebagai referensinya.
  2. Spesifikasi kebutuhan sistem, yaitu melakukan perincian mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem dan membuat perencanaan yang berkaitan dengan proyek system.
  3. Perancangan sistem, yaitu membuat desain aliran kerja manajemen dan desain pemrograman yang diperlukan untuk pengembangan sistem informasi.
  4. Pengembangan sistem, yaitu tahap pengembangan sistem informasi dengan menulis program yang diperlukan.
  5. Pengujian sistem, yaitu melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat.
  6. Implementasi dan pemeliharaan sistem, yaitu menerapkan dan memelihara sistem yang telah dibuat, dan di implementasikan pada smartphone android 4.1 (jelly bean).

3.3  Pengumpulan data dan Instrumen

Pada penelitian ini, instrumen yang akan digunakan dalam pengumpulan data adalah penggunaan qoessioner atau angket. Angket ini berisi pertanyaan pertanyaan yang harus dijawab oleh subjek penelitian yang telah ditetapkan sebagai sampel penelitian. Angket ini diperlukan untuk memperoleh data berupa respon penggemar terhadap Liga Indonesia Super.

 

3.4 Analisis Data

Dalam penelitian ini kegiatan analisis data dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data dari website,majalah, dan Koran . Dari data yang terkumpul kemudian dianalis dengan cara (1) mereduksi data, (2) display data, (3) kesimpulan dan verivikasi.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Akhmad Dharma Kasman.2013. Kolaborasi Dasyat Android dengan PHP dan MySQL.Yogyakarta : Lokomedia

Ligaindonesia.co.id

olahraga.kompasiana.com

Goal.com Indonesia

Andi.2013. Kupas Tuntas Adobe Dreamwever dengan pemrograman PHP dan MySQL CS6. Yogyakarta : Andi

Arif Akbarul Huda.2013. Live Coding!. Yogyakarta : Andi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s