Kota Subulussalam (Aceh)

s.salam

Saya tinggal di kota subulussalam dan saya sekarang tinggal di Depok (jawa barat ) melanjutkan pendidikan. Jadi karena saya tinggal di kota subulussalam saya akan berbagi tentang pesona atau keindahan kota subulussalam. Di kota subulussalam tidak begitu ramai.

Dan di kota subulusalam terdapat berbagai objek wisata alam yang terkenal di daerah ini, seperti : objek wisata Sungai Namo Buaya atau lebih dikenal dengan Irigasi adalah tempat wisata yang sering dikunjungi masyarakat sekitar Kota Subulussalam selama masa liburan dan paling ramai di saat idul fitri. Panorama yang indah dan suasana hutan yang masih asri menjadi tempat yang sangat cocok untuk bersantai di akhir pekan. Dan Sungai ini juga dijadikan sebagai sarana irigasi bagi Kecamatan Sultan Daulat dan sekitarnya. Objek wisata alam lainnya meliputi Air Terjun Kedabuhan (Kecamatan Penanggalan), wisata irigasi Kota Subulussalam dan air terjun Nantampuk Mas. Wisata Alam Penuntungan (Kecamatan Penanggalan), Wisata Alam Air Terjun.

Berikut tempat wisata  kota subulusalam.

 

WISATA ALAM PANUNTUNGAN

panutungan

Lokasi wisata ini ramai dikunjungi pada saat libur akhir pekan (Sabtu – Minggu) dan hari-hari libur lainnya termasuk hari besar keagamaan (Idul Fitri dan Idul Adha). Jadi kalau kita berada di Kota Subulussalam tidak ada salahnya mengunjungi Penuntungan. Dan di Panutungan banyak sekali batu besar jadi kalau berenang harus hati-hati karena bisa nambrak batu. Dan airnya sangat deras. Dan di situ kita bisa sewa ban dalam mobil bagi yang gak bisa berenang. Jadi asik deh kalau ke penutungan.

Wisata alam Penuntungan ini terletak di Kecamatan Penanggalan. Tepatnya masuk dari Gapura yang berada di Jalan Raya Subulussalam Penanggalan. Kalau kita datang dari arah barat Subulussalam (Tapaktuan, Blang Pidie dan searah dari jalan tersebut) maka Wisata alam ini berada di sebelah kiri. Namun, bila kita datang dari arah timur (Medan, Sidikalang dan searah dari jalan tersebut) maka wisata alam ini berada di sebelah kanan.

JEMBATAN RUNDENG

rundeng

Jembatan Rundeng adalah jembatan    yang menghubungkan Kota Subulussalam dengan Kabupaten Aceh Singkil. Di bawah jembatan tersebut meerupakan sungai Lae Kombih. Masyarakat mengatakan Sungai dengan bahasa setempat adalah Lae.

Desa Rundeng juga dulu sempat tempat para penjajah di Kota Subulussalam (pada Zaman Belanda) jadi merupakan desa yang penuh sejarah. seperti  Makam Ulama Sufi terkenal yaitu Syekh Hamzah Al-Fansuri juga berada di Kecamatan Rundeng yaitu Desa Oboh. Dan di sungai rundeng buaya juga ada di situ karena sungai runding sungai dalam. Itulah sebagain yang bisa saya ceritakan. “sada kata”

2 pemikiran pada “Kota Subulussalam (Aceh)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s