Cara pembibitan kelapa sawit

bibit sawit

Pembibitan kelapa sawit sangatlah perlu diketahui karena untuk mendapat tanaman kelapa sawit yang berkualitas yang baik, di antaranya adalah dengan melaukan pembibitan yang benar atau baik. Karena proses pembibitan  akan sangat berpengaruh terhadap kualitas dan reproduksi dari tanaman kelapa sawit dikemudian harinya.

Berikut adalah cara pembibitan kelapa sawit yang baik.

1. Benih

Jadi untuk benih yang baik untuk bibit kelapa sawit harus berasal dari indukan yang jelas dan berkualitas baik. jadi kalau untuk mendapatkan benih yang bagus biasanya dari buah sawit yang bagus, dan dilihat dari batang sawitnya juga. Dan biasanya benih-benih yang dihasilkan oleh produsen resmi  telah mengalami proses introduksi yang sedemikian rupa dan berulang-ulang sehingga menghasilkan kualitas sangat baik, berasal dari indukan yang jelas asal usulnya.

2. Pembibitan

Bibit dari dederan dipindahkan ke dalam polybag 40 x 50 cm atau 45 x 60 cm setebal 0,1 mm yang berisi 15 – 30 kg tanah lapisan atas yang diayak. Sebelum bibit ditanam, siram tanah di dalam polybag sampai lembab. Polybagdisusun diatas lahan yang telah diratakan dan diatur dalam posisi segitiga sama sisi.

Cara untuk melakukan penghematan terutama dalam hal penggunaan tenaga dan biaya. Kecambah langsung ditanam di dalam polybag ukuran besar seperti pada cara pembibitan.

bibit sawit 1

Pemberian pupuk di pembibitan

 

Untuk bibit sawit harus juga diberi pupuk agar perkembangan bibitnya bagus.

a. Umur bibit 4 – 5 minggu larutan urea 0,2%, 3 – 4 liter larutan/100 bibit dalam satu minggu sekali.

b. Umur bibit 6 – 7 larutan urea 0,2%, dosis 4 – 5 liter larutan/100 bibit dalam satu minggu sekali.

c. Umur bibit 8 – 16 minggu ; rustica 15.15.6.4 dosis 1 gram/bibit dalam 2 minggu sekali

d. Umur bibit 17 – 20 minggu, rustica 12.12.17.2 dosis 5 gram/bibit dalam 2 minggu sekali

e. Umur bibit 21 – 28 minggu, rustica 12.12.17.2 dosis 8 gram/bibit dalam 2 minggu sekali

f. Umur bibit 29 – 40 minggu, rustica 12.12.17.2 dosis 15 gram/bibit dalam 2 minggu sekali.

g. Umur bibit 41 – 48 minggu, rustica 12.12.17.2 dosis 17 gram/bibit dalam 2 minggu sekali.

Dan untuk proses penyeleksian bibit dilakukan sebanyak dua kali yaitu penyeleksian di pembibitan pendahuluan/dederan dan pembibitan utama. Tanaman-tanaman yang tidak memenuhi standar kebutuhan seperti bentuknya yang abnormal dibuang, ciri-ciri :

a. Postur bibit terkulai

b. Postur bibit kerdil, tidak tumbuh sempurna

c. Postur bibit meninggi dan kaku

d. Terkena serangan penyakit

e. Bentuk anak daun tidak tumbuh sempurna

f. Anak daun tidak membelah dengan sempurna

jadi itulah cara pembibitan kelapa sawit yang saya ketahui semoga bermamfaat.

2 pemikiran pada “Cara pembibitan kelapa sawit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s